Cara Traveloka mengembangkan Bisnis dan melahirkan Motivasi
Smart People - Dalam kurun waktu 2,5 tahun , Ferry Unardi mampu
memelesatkan nama Traveloka sebagai salah satu perusahaan teknologi ternama di
indonesia. Pria kelahiran Pada, 16 Januari 1988, ini menyebut, jiwa-jiwa
mudalah yang menjadi kunci sukses Traveloka.
Disini , mereka bisa dengan bebas berinteraksi dengan setiap
bagian dan siapa pun, tak terkecuali Ferry sendiri. Jika saya sedang memiliki
waktu agak luang , tak jarang karyawan datang kesaya untuk bertukar pikiran
atau mengutaraan ide-ide barunya. Sekat yang minimum membuat seseorang tidak
ada yang mempunyai private office, ujar alumnus Computer Science di Purdue
University Amerika Serikat ini.
Menurut Ferry , inilah kultur yang ada ditraveloka . hal
ini, lanjut ferry, sebenarnya sama saja
seperti tipikal perusahaan teknologi di luar negeri . mereka menonjolkan
keterbukaan dan kebebasan dalam bekerja.
Keterbukaan inilah
yang membuat seseorang terus termotivasi untuk berkontribusi. Dengan kata lain,
motivasi itu muncul juga dari internal, tidak hanya melulu dari eksternal.
Ferry memberikan contoh, saat karyawan A mendapatkan apresiasi berkat
kontribusinya, hal ini bisa memacu karyawan B untuk bisa seperti Karyawan A
Keterbukaan inilah yang membuat siapun tahu apa yang sedang
terjadi di kantor. Begitu juga saat ada karyawan yang malas berkontribusi .
karyawan lainnya pun bisa tahu dan bisa memberikan dorongan untuk terus maju, ujarnya.
Ferry juga menerapkan fleksibilitas tinggi dalam hal waktu
bekerja. Setiap divisi mendapat kesempatan untuk menciptkan jam kerja sendiri sesuai dengan fungsinya misalnya
marketing dan administrasi masuk pagi , sedangkan untuk engineering masuk
siang.
Kantor kami pun
terbuka 24 jam bagi karyawan. Tersedia cukup ruang meeting untuk
melakukan kolaborasi atau membuat acara untuk meningkatkan pengetahuan
karyawan. Jadi, kami memang menciptakan lingkungan yang mendukung untuk
pengembangan diri karyawan, ujar pria yang pernah bekerja untuk microsoft ini.
Sarana lain yang diberikan Traveloka kepada karyawannya,
antara lain makan siang gratis dan ruang personal . untuk ruang personal ,
karyawan bisa menggunakannya untuk mencari ketenangan atau sekadar menerima
telepon . ruangan ini kedap suara dan bebas digunakan untuk siapa saja.
Saat ini, Traveloka sudah memiliki 270 karyawan dan masih
terus mencari talenta berkualitas. Ferry memberikan bocoran tentang kriteria
karyawan yang dicari Traveloka, yaitu pintar dalam bidangnya dan berjiwa
wirausaha serta berani mengambil resiko.
Kualifikasi itulah yang diperlukan untuk perusahaan baru
yang dinamis sepertikami. Sebab, kami berharapkapabilitas kami bisa terus naik
dan menyejajarkan diri dengan perusahaan
teknologi diluar negeri
#SmartPeopel - Mediasatu24

0 Response to "Cara Traveloka mengembangkan Bisnis dan melahirkan Motivasi"
Posting Komentar