Jejak kaki - Mencoba untuk Merenung sejenak

Mencoba untuk Merenung  sejenak 

Menyediakan sekian banyak menit dalam sehari buat lakukan perenungan. Jalankan di pagi hari yg santai, serentak sesudah bangun tidur. Atau di tengah malam hari sesaat sebelum beranjak tidur.

Jejak kaki - Mencoba untuk Merenung  sejenak


Merenunglah dalam keheningan. Janganlah pakai pikiran untuk mencari beraneka jawaban. Dalam perenungan kita tak mencari jawaban. Lumayan berteman dgn ketenangan sehingga kita bakal meraih kejernihan pikiran.

Jawaban berasal dari pikiran kita yg bening. Tatkala berhari-hari kita disibukkan oleh bermacam macam faktor. Sadarilah bahwa pikiran kita memerlukan istirahat.

Tak lumayan cuma bersama tidur. Kita butuh tidur dalam kondisi terbangun. Merenunglah & temukan ketentraman batin.

Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat kita mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas.

Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan kita mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini kita mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran kita yang bening.

@jejakaki

0 Response to "Jejak kaki - Mencoba untuk Merenung sejenak "

Posting Komentar