Pengacara beken yang dikenal dengan OC Kaligis atau OCK ini memang menjadi salah satu pentolan pengacara yang namanya santer didengar oleh penduduk Indonesia. Tak cuma karena kemampuannya sebagai seorang pengacara, tapi juga karena ia rajin untuk tampil di media, menangani kasus-kasus kontroversial, dan juga nekat untuk berbeda dengan publik pada umumnya. Ingat ketika dia secara lantang melawan KPK di era kasus Cicak-Buaya periode Bibit-Chandra.
beberapa minggu lalu, OCK ini kembali menghiasi pemberitaan di berbagai media. Kali ini bukan karena peranan dia sebagai pengacara, tetapi karena dia dicokok KPK. Kasusnya? Dia disangkakan melakukan penyuapan hakim tata usaha negara di Medan. Meski tidak tertangkap basah, rentetan penyidikan KPK akhirnya menyeret OCK hingga merasakan dinginnya tahanan di KPK. Sejak saat itu, seluruh prosesnya menjadi perhatian publik.
Karier Otto Cornelis Kaligis (OCK) sebagai advokat mungkin sedang terancam pasca berstatus tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, “jasanya” bagi sebagian orang tentu tak bisa dilupakan, terutama bagi mereka yang pernah merajut karier hukum di Kantor Hukum OC Kaligis & Associates.
Berkarier di dunia advokat selama 50 tahun, OCK telah mendidik banyak lulusan sarjana hukum yang bercita-cita menjadi pengacara seperti dirinya. Setidaknya melalui kantor Otto C Kaligis & Associates yang ia dirikan sejak tahun 1977 tersebut, banyak nama yang kini menjadi pesohor di negeri ini.
Berikut nama-nama mereka:
1. Amir Syamsuddin
Jauh sebelum terpilih sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Amir Syamsuddin yang berlatar belakang profesi pengacara memulai kariernya dengan menjadi staf magang di kantor OCK pada tahun 1979. Sambil menjalankan studi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Amir banyak menimba ilmu dari senior-seniornya saat menjalani masa magang di kantor tersebut.
2. Hamdan Zoelva
Pria yang pernah menjadi orang nomor satu di Mahkamah Konstitusi ini banyak mendapat sorotan media khususnya saat memeriksa dan mengadili sengketa Pilpres tahun lalu. Ternyata, ia pun adalah mantan “murid” OCK.
Hamdan bekerja di kantor OCK sejak tahun 1987 sampai 1990. Itu lah tempat pertamanya berpraktik selepas mendapat gelar sarjana hukum dari Universitas Hasanuddin, Makassar. Di sana, ia khusus menangani bidang-bidang non litigasi, pembuatan kontrak dan perjanjian-perjanjian dagang, juga perburuhan.
3. Prof. Hikmahanto Juwana
Guru Besar Hukum Internasional FHUI ini ternyata juga merupakan satu dari sekian banyak orang yang pernah bekerja di kantor milik OCK. Hikmahanto bercerita meski sudah mantap ingin menjadi dosen ia tetap merasa perlu mencicipi praktik hukum. Saat itu lah ia memutuskan untuk magang di kantor OCK.
Sekitar setahun bekerja di kantor pengacara, Hikmahanto mulai merasa litigasi bukanlah jalan hidupnya. Bahkan, OCK menilai ia tak cocok jadi litigator.
4. Palmer Situmorang
Palmer Situmorang merupakan pengacara pribadi dan keluarga mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam buku Terminal Hukum O. C. Kaligis yang ditulis oleh OCK, nama Palmer masuk dalam daftar nama lawyer yang pernah bekerja di kantor OCK. Namun, tak ada keterangan lebih lanjut mengenai masa kerja dan pengalamannya bersama OCK.
5. Denny Kailimang
Advokat senior yang juga merupakan salah satu orang yang membidani berdirinya Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) ini adalah rekan langsung OCK di kantor yang didirikan OCK.
Denny mengenal O.C. Kaligis di Bandung pada 1970 dan bertemu di Jakarta pada 1975 di kantor almarhum Rusdi Nurima. Pertemuan tersebut berlanjut pada 1977 saya bergabung dengan OCK.
6. Hotman Paris Hutapea
Memang tak jarang terdengar perseteruan antara Hotman Paris dan OCK di sejumlah forum, meski begitu nyatanya Hotman juga pernah menjadi bagian dari kantor OCK. Begitu lulus Hotman pernah merasakan beberapa bulan bekerja di kantor tersebut. Di kantor OCK lah Hotman merasakan pengalaman pertamanya beracara di pengadilan.
7. Elza Syarief
Berpindah dari kantor pengacara milik Palmer Situmorang, Elza Syarief sempat berkarier sebagai Direktur Pidana di kantor OCK mulai 1988 sebelum akhirnya memutuskan untuk membuka kantor sendiri pada tahun 1991.
Ironisnya, akibat perseteruan dengan Elza Syarief pula yang akhirnya membuat OC Kaligis diskorsing oleh Dewan Kehormatan PERADI selama 12 bulan.
8. Juniver Girsang
Juniver Girsang tercatat pernah bekerja di kantor OCK pada 1987-1990. Tak banyak kisah soal pengalaman Ketua Umum DPN PERADI ini di kantor OCK. Namun, bersama rekannya dari kantor OCK, Hamdan Zoelva, Juniver pernah mendirikan law firm bersama-sama, yaitu Law Firm SPJH (Sri Haryanti Akadijati, Poltak Hutajulu, Juniver Girsang, Hamdan Zoelva, dan Januardi S. Hariwibowo).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Ubah Keberuntungan Kamu Menjadi Pundi Pundi Uang
BalasHapusBBM: D*8*9*C*C*5*1*5 Line: B*o*l*a*v*a*d*a* FB: B*o*l*a*v*a*d*a*
ADU BANTENG, Sabung Ayam, Sportbook, Poker, CEME, CAPSA, DOMINO, Casino