Tertipu Ticket Box Palsu Konser Bon Jovi, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta

Sedikitnya dua puluh tujuh orang dari berbagai kota di Indonesia menjadi korban dan uang lebih dari Rp 100 juta amblas akibat indikasi penipuan yang dilakukan secara daring (online) oleh sebuah situs palsu penjualan tiket konser bernama TicketBonJovi.com.

Tertipu Ticket Box Palsu Konser Bon Jovi, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta


“Awal mulanya lihat iklan, terus saya googling tiket Bon Jovi dan keluar paling atas. Saya tidak lihat secara persis karena situsnya rapi, teratur dan meyakinkan. Maka saya berasumsi bahwa situs itu asli,” ujar Deki Surahmat, karyawan Universitas Indonesia yang juga menjadi salah satu korban merangkap jubir para korban kepada Rolling Stone via telepon.

Deki menjelaskan kronologi penipuan tersebut. Saat para korban memesan tiket melalui situs TicketBonJovi.com, mereka selanjutnya akan menerima konfirmasi lewat surat elektronik untuk melanjutkan pembayaran via ATM. Setelah pembayaran dilakukan, mereka akan menerima e-ticket yang seperti tertera di sana dapat ditukarkan dengan tiket pada tiga hari sebelum konser.

“Tanggal 30 [Agustus], hari Minggu malam, saya dapat email dari pihak ticketbonjovi.com namun kini memakai [alamat] email-nya, Gmail. Beberapa teman sudah ada yang curiga. Dan di email tersebut dijelaskan bahwa penukaran tiket baru bisa dilakukan pada hari-H konser,” ungkap Deki.

Setelah menerima kabar mencurigakan tersebut, Deki bersama para korban lainnya kemudian mencoba menghubungi pihak penjual tiket tersebut via nomor telepon genggam, surel maupun kanal chat yang tersedia di situs ticketbonjovi.com, namun belum mendapatkan kejelasan hingga sekarang.

Sadar mereka menjadi korban penipuan akhirnya para korban ini kemudian bersatu untuk menanggulanginya. Upaya mediasi dengan pihak promotor Live Nation Indonesia juga telah dilakukan, termasuk melaporkan penipuan tersebut ke layanan pelanggan BCA agar memblokir rekening yang digunakan oleh situs tersebut untuk melakukan pembayaran. Mereka juga sempat melaporkan indikasi penipuan ini ke Polda Metro Jaya.

Menurut data yang berhasil dihimpun Deki, hingga saat ini sudah ada 27 alamat email yang melakukan transaksi via Ticketbonjovi.com. Ia masih menunggu konfirmasi dari 33 orang korban lagi yang lain. Puluhan orang di antaranya kini telah bergabung dengan dirinya untuk menindak lanjuti permasalahan ini ke tahap yang lebih serius. Menurut Deki, total kerugian yang berhasil dihimpun informasinya dari para korban yang lain sudah mencapai Rp 101.092.057.

Pihak promotor Live Nation Indonesia memang sudah melakukan tindakan pencegahan dengan menyantumkan pernyataan di akun Twitter resmi mereka bahwa tiketbonjovi.com bukan lah situs yang resmi. Namun Deki dan para korban lainnya mengharapkan lebih dari itu.

“Kami hanya minta surat pernyataan dari Live Nation, yang menjelaskan bahwa tiketbonjovi.com memang bukan situs yang resmi. Karena surat ini lah yang diminta dari pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan,” katanya. “Saya harap ini bisa dibawa ke ranah hukum. Karena jangan sampai pelaku melakukan hal yang sama lagi di kemudian hari,” tambah Deki.

Sementara itu, Dewi Gontha, Wakil Direktur Live Nation Indonesia, saat dihubungi Rolling Stone via telepon menjelaskan bahwa pihaknya memang sangat menyesalkan terjadinya peristiwa ini. Ia mengaku telah banyak menerima laporan tentang penipuan dari ticket box palsu seperti ini setiap hari di kantornya, namun karena transaksinya tidak terjadi melalui ticket box resmi pihak Live Nation Indonesia mengaku tidak bisa berbuat banyak.

Bahkan menurut Dewi, sebenarnya masih ada beberapa situs lagi yang melakukan praktik dengan modus operandi yang sama dan ia menegaskan agar para calon penonton konser Bon Jovi berhati-hati dan selalu memastikan dulu semuanya sebelum bertransaksi atau memesan tiket, khususnya secara daring.

Menjawab keinginan para korban agar Live Nation Indonesia menerbitkan surat yang menegaskan bahwa Ticketbonjovi.com bukan situs resmi yang ditunjuk oleh mereka, Dewi menjelaskan bahwa stafnya telah mempersiapkan surat tersebut walau isinya tidak secara langsung menyebutkan atau menuduh situs tersebut melakukan penipuan, melainkan hanya menginformasikan daftar ticket box resmi saja.

"Demi keamanan dan kenyamanan, kami selalu menghimbau agar para calon penonton hanya membeli tiket konser Bon Jovi di berbagai outlet resmi yang sudah ditunjuk atau bekerjasama dengan kami. Daftar rincinya ada di situs BonJoviJakarta.com," ujarnya.

0 Response to "Tertipu Ticket Box Palsu Konser Bon Jovi, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta"

Posting Komentar