Indonesia selangkah bakal menggelar MotoGP di Indonesia. Sirkuit Sentul akan dijadikan arena balapan lomba balap motor paling prestisius tersebut.
Direktur Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto pun mengumbar harapannya. Ayah dari dua pembalap nasional Indonesia yakni Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto berharap race di Indonesia nanti bisa digelar setelah race di Sirkuit Phillip Island, Australia.
“Kami berharap balapan bisa digelar pada Oktober atau November 2017. Satu lagi, saya berharap balapan di Sentul diadakan setelah race Phillip Island dan sebelum balapan di Sepang,” jelas Tinton saat ditemui di gedung Dewan Pertimbangan Presiden,
Selain itu, Tinton juga mengutarakan alasan Dorna–promotor MotoGP–hanya menggelar MotoGP tiga tahun di Indonesia. Padahal biasanya, Dorna mengikat kontrak dengan satu sirkuit selama lima tahun.
Sentul Siap Bersolek Jelang MotoGP 2017
Sirkuit Internasional Sentul akan dirombak. Arsiteknya bukan orang biasa, melainkan Hermann Tilke yang sudah berpengalaman membuat sirkuit internasional di seluruh dunia.
Direktur Sirkuit Internasional Sentul Tinton Soeprapto menjelaskan, tahap pertama pada awal Desember 2015, perombakan Sirkuit Sentul dimulai dari bangunan-bangunan dan pada Januari semua gedung sudah rata dengan tanah. Selanjutnya, pada April 2016, aspal akan dibongkar sedalam 5 cm dan diganti dengan aspal berkualitas tinggi.
Sirkuit Sentul Sebelum Perombakan
“Jadi nanti limbah aspal yang dibongkar itu akan dipanaskan dan dicampur dengan aspal yang baru. Pengerjaan aspal kenapa di April, karena kalau sekarang musim Hujan nanti hasilnya tidak akan maksimal,” kata Tinton di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Kamis (19/11/2015) di Jakarta Pusat.
Direktur Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto dan Anggota Dewan Pertimbangan (Wantimpres) Presiden Suharso Monoarfa, menunjukan desain sirkuit Sentul yang baru.
Sirkuit Sentul Setelah Perombakan
"Pengerjaannya sampai berapa lama saya belum tahu, yang jelas MotoGP di Indonesia akan dimulai pada Oktober atau November 2017 sebelum Sepang. Tapi, sebelum itu akan ada uji coba dari pihak Dorna," ucapnya.
Biaya Rp 200 miliar
Dalam membangun Sirkuit Sentul ini, pemerintah membutuhkan biaya Rp 200 miliar dan saat ini baru ada Rp 5 miliar. Namun, menurut Tinton, uang Rp 200 miliar bisa tercapai dan diharapkan pihak lainnya bisa membantu agar penyelenggaraan balapan MotoGP 2017 di Indonesia berjalan dengan lancar.
“Kata Menpora, uang Rp 5 miliar itu ibaratnya baru uang muka, sisanya akan didapat dari hasil bantuan sejumlah pihak terkait lainnya. Dengan Rp 200 miliar itu, kita selama tiga tahun tidak perlu melakukan perombakan lagi, karena nilai itu sudah diperhitungkan sampai sejauh itu,” katanya.
Selain soal lintasan, Tinton juga menargetkan membangun fasilitas hotel di sekitar Sirkuit. Tujuannya, agar penggemar dari dalam dan luar negeri yang tidak berkesempatan menonton di tribune bisa menyaksikan balapan langsung melalui jendela kamar hotel mereka.
"Jadi seperti di monako, para turis tinggal buka jendela kamar hotel mereka dan bisa nonton langsung balapan." kalau di dalam arena sirkuit, ditargetkan memuat 120.000-150.000 tempat duduk di tribune.


semoga sukses perombakan sentul, dan siap mebuka kejuaraan motogp dan F1 skalian
BalasHapusklg
fatma farma
sentul semoga menjadi sirkuit internasional
BalasHapusobat pembesar penis hammer
alat bantu sex semarang
obat pembesar penis
pembesar penis
klg
obat pembesar penis
obat kuat
obat pembesar penis
obat pelangsing